SpiderWomen asal Grobokan, Juarai Kejuaraan Dunia “Speed Climbing Performa”

0
73
situs ifsc-climbing.org Atlet muda panjat tebing asal Grobogan, Jateng, Aries Susanti Rahayu, tampil memukau dan menjadi yang tercepat di kategori Speed Climbing Performa

Lagu Indonesia Raya berkumandang, bendera Merah Putih berkibar di arena Kejuaraan Dunia Panjat Tebing – IFSC World Cup 2018 di Chongqing, China.

Atlet muda panjat tebing asal Grobogan, Jateng, Aries Susanti Rahayu, tampil memukau dan menjadi yang tercepat di kategori Speed Climbing Performa.

Lagu Indonesia Raya berkumandang, bendera Merah Putih berkibar di arena Kejuaraan Dunia Panjat Tebing - IFSC World Cup 2018 di Chongqing, China
Lagu Indonesia Raya berkumandang, bendera Merah Putih berkibar di arena Kejuaraan Dunia Panjat Tebing – IFSC World Cup 2018 di Chongqing, China (situs ifsc-climbing.org)

 

Ia mengalahkan atlet Rusia, Elena Timofeeva, jawara di sejumlah super series. Aries Santi nyaris memecahkan rekor dunia balapan di dinding panjat vertikal.

Dalam video yang diunggah di akun Facebook Ferry Hakim, bisa dilihat betapa hebat dan cepatnya penampilan Aries Santi di perlombaan

baca juga:  Hina Presiden di Facebook, Pelajar SMK Divonis 1,5 Tahun Penjara

Ia memanjat dinding vertikal, melawan efek grafitasi, nyaris tanpa cacat dan kesalahan teknis. Kecepatannya sungguh membuat decak kagum.

Tak cukup Aries Santi, Indonesia juga menempatkan atlet lain, Puji Lestari, di posisi ketiga kategori balap cepat. Di babak final, Puji mengalahkan juara dunia asal Rusia, Anna Tsyganova.

Indonesia tadinya dipandang sebelah mata dalam kejuaraan dunia ini. Namun penampilan dua atlet perempuan ini langsung menggebraj. Aries Santi mencatat waktu tercepat di babak kualifikasi Speed Climbing.

baca juga:  Tiga Wanita Seksi Pembunuh Mutilasi Asal Thailand “Murder Babes”

Performa gadis tersebut terus meningkat dan mengalahkan lawan-lawan tangguh dari Perancis, Kanada, Jepang dan tuan rumah. Di final, Aries Santi berhadapan dengan atlet tangguh Rusia, Elena Timofeeva. Elena adalah peringkat 3 kejuaraan dunia sebelumnya di Moskow.

Gadis berkerudung itu di puncak kompetisi langsung melesat ke puncak begitu perlombaan dimulai. Papan setinggi 50 kaki dilahap super cepat dalam waktu 7,51 detik saja.

Lawannya, Elena Timofeeva, sempat sekali melakukan kesalahan dan tertinggal. Ia mencatatkan waktu 9,01 detik. Sedangkan atlet Russia harus puas dengan perak dengan catatan waktu 9.01 detik.

baca juga:  Minta Maaf, Majikan ke Cirebon Jumpa TKW yang Lolos Hukuman Mati

Catatan Aries Santi nyaris mendekati rekor dunia yang ditorehkan atlet Rusia, Iulina Kaplina dengan catatan waktu 7,46 detik. Iulina Kaplina sebagai pemegang rekor dunia juga tampil dalam kejuaraan ini, namun terjengkang di babak penyisihan.

Dari situs ifsc-climbing.org, di kelas putra dan kategori lain, dikuasai atlet-atlet Jepang, Italia, dan Rusia.

dilansir suarandeso.com dari jogja.tribunnews.com