Awas Ternyata, Bisa Dibobol ATM Dengan Flashdisk

0
40
Ternyata, ATM Bisa Dibobol Dengan Flashdisk

suarandeso.com – ATM, yang di Indonesia merupakan singkatan Anjungan Tunai Mandiri, adalah mesin yang memungkinkan orang mengambil uang dengan menggunakan kartu ATM yang diberikan bank bersangkutan. Karena berisi uang, ATM pun sudah lama menjadi incaran para penjahat yang ingin mengeruk uang di dalamnya. Karenanya, kemudian muncul aneka kejahatan yang terkait ATM. Salah satu yang populer adalah skimming.

Belakangan, ada teknik yang canggih dalam membobol ATM, yang memungkinkan mesin itu memuntahkan semua uang di dalamnya. Yang agak mengejutkan, teknik yang canggih itu hanya membutuhkan sebuah flashdisk.

Hanya dengan bermodal flash disk, sebuah ATM bisa diperintahkan untuk mengeluarkan semua uangnya. Itulah yang sempat dibahas oleh seorang mantan hacker yang kini menjadi konsultan keamanan, Barnaby Jack, saat mengungkapkan cara baru membobol automatic teller machine (ATM).

Jack, yang kini menjadi Direktur Penelitian di perusahaan konsultan keamanan IOActive Labs, memamerkan teknik membobol ATM dalam acara pertemuan tahunan para hacker, Black Hat, di Las Vegas.

baca juga:  Ferrari GTC4Lusso Mobil Sport yang Cocok Untuk Keseharian

“Saya berharap bisa mengubah cara pandang orang terhadap perangkat tersebut (ATM) yang dari luar tampak tak bisa ditembus,” kata Jack di depan audiens sebelum mendemonstrasikan cara membobol ATM.

Untuk bisa membobol ATM, Jack mengaku menghabiskan lebih dari satu tahun untuk belajar merusak dan membobol mesin ATM yang sering ditemui di pompa-pompa bensin, bar, dan perusahaan ritel.

Seperti dikutip dari Reuters, demi mengetahui seluk-beluk ATM, Jack sampai membeli sendiri mesin ATM melalui internet. Pada konferensi tahunan Black Hat itu, Jack menunjukkan bagaimana ia meng-upload perangkat lunak buatannya, yang disebut Dillinger.

Setelah menjangkiti mesin ATM, software Dillinger akan mendekati dan menginstruksikan mesin untuk mulai mengeluarkan uang tunai. Nama Dillinger mengacu pada sosok perampok legendaris Amerika Serikat, John Dillinger. Sementara software untuk ATM itu buatan perusahaan Tranax Technologies.

baca juga:  WOW, 5 Aplikasi Ini Pasti Bikin Kamu Pintar Matematika, Tapi Jangan Buat Nyontek Ya!

Jack menggunakan kunci yang tersedia di internet untuk membuka kotak ATM yang dilindungi Triton System. Kemudian, dengan memasukkan flask disk berisi software Dillinger ke slot USB, maka akan memaksa ATM memuntahkan seluruh uang tunai di dalamnya. ATM yang dibobol Jack menggunakan perangkat Windows CE, sebuah versi sistem operasi buatan Microsoft yang banyak digunakan pada komputer khusus, termasuk ATM.

Jack mengatakan, para pembuat ATM sebenarnya telah membuat perangkat lunak yang bisa mencegah hacker mengulangi pola serangan yang sama, seperti yang ia lakukan di atas panggung saat itu. Namun Jack juga menegaskan bahwa ATM masih rentan dari serangan hacker. “Saya tidak cukup naif untuk menyatakan bahwa saya satu-satunya orang yang bisa melakukan hal ini,” katanya.

Jack yakin, ATM yang digunakan oleh lembaga keuangan juga rentan diserang hacker. Namun, ia belum bisa mensimulasikan serangan tersebut karena belum mampu mendapatkan ATM dari bank mana pun.

baca juga:  Jadi Malu, Gal Gadot brand ambassador Huawei Ketahuan 'menggunakan' iPhone

Sedangkan wakil direktur teknik Triton, Bob Douglas, mengatakan dirinya tidak mengetahui adanya serangan yang sukses dilakukan terhadap perangkat yang dibuat perusahaannya.

Sekitar 6.000 hacker dan keamanan profesional menghadiri konferensi Black Hat untuk membahas kerentanan dalam segala hal, mulai dari perangkat lunak yang menggunakan PC, ponsel, hingga sistem yang mengontrol jaringan listrik.

Banyak penyelenggara mempromosikan penelitian tersebut sebagai upaya untuk mempublikasikan kelemahan perangkat bagi pengguna, sehingga mereka dapat melindungi diri dan mendorong para pembuat perangkat lunak, produsen, dan pihak lain, menemukan cara untuk membenahi kerentanan tersebut.

Sebuah ilmu pada dasarnya bagai pisau yang bisa berfungsi ganda, untuk kebaikan atau keburukan, tergantung pada pemilik ilmu tersebut. sumber: tirto.id