Subhanallah, 2 Lelaki Ini Mau Pergi Haji ke Mekkah Naik Sepeda, Ini Urutan Jalur yang Dilalui

0
86

Dua lelaki dari Kebumen itu benar-benar mantap untuk melaksanakan rukun Islam yang ke-5, yakni beribadah haji, menggunakan sepeda angin.

Lazimnya, orang-orang akan berangkat haji menggunakan pesawat, dengan masa tunggu yang sudah bertahun-tahun.

Namun, dua pria di Kebumen justru berangkat haji dengan cara yang tak biasa.

Mereka berangkat beribadah ke Tanah Suci dengan mengayuh sepeda, dan akan melanjutkan perjalanan dengan kapal.

Keberangkatan dua pria itu untuk beribadah haji dengan sepeda, diviralkan oleh pengguna Facebook Cuinx Berkelana.

baca juga:  7 Tanda Kami Selalu Tidak Setia Tanpa Kami Sadari, Ke 5 Sering Kita Lakukan

“Tangi gasik ngormati Tindak Haji Numpak Sepeda,,

Nembe tindak saking Sidomoro Bulus pesantren kebumen,

Pandongane lur mugi slamet awal dumugi Ahir. (Bangun pagi menghormati keberangkatan haji naik sepeda. Baru berangkat dari Sidomoro, Bulus Pesantren, Kebumen, doanya lur semoga selamat awal hingga akhir,” tulis Cuinx.

Warganet lain yang juga menyaksikan keberangkatan dua pria itu, yakni Badrun Alamsyah Ille, ia adalah salah satu tetangganya.

baca juga:  Inilah 4 Fakta Racun Kalajengking yang Ternyata Harganya Tidak Mahal-mahal Amat

Yang bersangkutan masih satu RT dengannya dan berangkat bersama seorang pria dari kecamatan yang berbeda.

Keduanya berusia sekitar 45 tahun.

“Sudah niat dari dulu waktu masih di pesantren. Tetangga saya namanya Nurrudin,” ungkap Badrun.

Keberangkatan dua orang asal Kebumen yang hendak naik haji menggunakan sepeda onthel.

Dari cerita yang didengar Badrun, kemungkinan kapal laut yang akan mereka tumpangi, harus transit di India.

baca juga:  Inilah Ciri-ciri Wanita Cantik Namun Dilaknat Allah SWT

Ditelusuri dari berbagai sumber, Nurrudin dan temannya diperkirakan akan melewati Tanjung Priok, Laut Jawa, Selat Malaka (di antara Thailand, Malaysia, Indonesia dan Singapura), Teluk Bengala (India dan Bangladesh), Samudera Hindia (Yaman, Sri Lanka dan India), Selat Bab el Mandeb (Yaman), Laut Merah di Arab Saudi, lalu Pelabuhan Jeddah.

sumber:www.kabarmakkah.com