Ini Fakta, 10 Makanan Ini Sering Ditutupi Penyebab Kanker yang ke-3 Kamu Suka Banget

0
76

Kanker menjadi penyakit mematikan di dunia. Banyak orang menghindari makanan yang dianggap menyebabkan kanker. Padahal belum tentu benar fakta.

Tahun 2018, American Cancer Society menemukan 1.735.350 kasus kanker baru dan sebanyak 609.640 orang meninggal karena kanker. Tidak heran sekarang banyak orang berusaha mencegah kanker.

Sebenarnya, menjalankan gaya hidup sehat dapat mengurangi risiko terkena kanker. Seperti tidur yang cukup, tidak merokok, olahraga teratur, hindari stres, dan konsultasikan secara rutin dengan dokter.

Gaya hidup sehat yang terkait dengan bahan makanan yang dikonsumsi. Banyak orang percaya bahwa telur, daging hingga mentega dapat menyebabkan kanker. Dan tidak semua makanan ini benar-benar menyebabkan kanker.

Seperti 10 makanan berikut disebut jadi pemicu kanker. Dikutip dari Daily Meal menyusul fakta nutrisi dari makanan tersebut.

1. Alkohol
Alkohol ternyata tidak menyebabkan kanker. Jika Anda rutin meminumnya. Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa minuman keras seperti anggur merah sebenarnya dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker.

Penelitian lain bahkan menunjukkan bahwa mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang wajar dapat memperpanjang usia.

baca juga:  Kalau kamu Ingin Tetap Sehat Jangan coba coba Tidur Seusai Sahur ya! Simak Penjelasan Berikut ini

2. Mentega
Kandungan lemak yang tinggi dalam mentega dianggap sebagai pemicu kanker bagi banyak orang. Sebenarnya, jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, mentega memiliki asam lemak yang baik untuk tubuh.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa susu tinggi lemak seperti mentega, dapat menurunkan risiko kanker kolorektal.

3. Susu
Banyak penelitian telah menyimpulkan bahwa susu dapat menyebabkan kanker. Tetapi semua studi ini tidak membuktikan hak ini. Karena sebagian besar peserta minum susu dalam jumlah besar.

Jadi Anda tidak perlu khawatir jika Anda hanya mengonsumsi dua gelas susu per hari. Karena angka itu masih dalam batas yang wajar.

4. Telur
Banyak yang mengatakan bahwa kolesterol dalam telur dapat menyebabkan kanker. Dan jika Anda makan telur dalam jumlah yang wajar, kolesterol di dalamnya tidak mempengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh.

Selain kolesterol tidak menyebabkan kanker. Ini meningkatkan risiko penyakit jantung

5. Tanaman Transgenik
Pabrik rekayasa genetika ini dianggap menakutkan bagi sebagian orang. Karena itu tidak tumbuh secara alami. Sedangkan modifikasi genetik tidak mengubah tanaman sehingga tidak berbahaya bagi tubuh.

baca juga:  Mau tahu? Kenapa Nyamuk Suka Terbang di Sekitar Telinga

Sebuah penelitian yang diterbitkan di situs web Akademi Sains Nasional menulis bahwa tanaman transgenik tidak berbahaya.

Tim ini terdiri dari 50 ilmuwan, peneliti, pakar industri dan pertanian. Mereka mempelajari lebih dari 900 kasus dan data selama 20 tahun, dari pengenalan tanaman ini.

Mereka menemukan bahwa tanaman ini tidak meningkatkan risiko kanker, obesitas, penyakit gastrointestinal, penyakit ginjal, autisme, atau alergi.

6. Gluten
Adhesif ini sering diberi label buruk. Roti, cupcake, kue kering, tepung, dan berbagai jenis makanan yang dicampur dengan gluten diberi label tidak sehat

Sementara gluten adalah salah satu sumber protein alami yang tidak boleh dihindari. Kecuali Anda memiliki alergi protein.

7. Makanan Non Organik
Makanan non-organik diberi label tidak menguntungkan karena mengandung zat aditif, yang dilapisi pestisida dan mengandung beberapa zat lain. Tetapi tidak mungkin menyebabkan kanker.

Di Amerika, barang-barang makanan non-organik telah diperiksa dan diberi label layak dijual sebelum dijual bebas di masyarakat. Sebenarnya pestisida yang terkandung dapat menyebabkan kanker tetapi persentasenya kecil.

baca juga:  Jangan Dimarahi Ya Ayah, Ibu lagi Hamil Butuh Tidur Siang, Ini Penjelasan!

8. Daging
Daging olahan seperti sosis, salami, ham, dan bacon digunakan sebagai makanan penyebab kanker. Ini benar tetapi daging tanpa diproses untuk waktu yang lama menyediakan nutrisi yang dapat menangkal sel kanker

Menurut Organisasi Dewan Kanker Australia, daging mengandung zat besi, seng, vitamin B12, dan protein. Organisasi juga menyarankan Anda untuk tidak menghindari daging. Anda hanya perlu mengurangi konsumsi daging olahan dan makan daging dengan baik.

9. Kedelai
Kandungan isoflavon yang ada dalam kedelai diperkirakan meningkatkan risiko kanker. Namun menurut American Cancer Society, kedelai memiliki anti-estrogen yang aman untuk dikonsumsi oleh orang dan pasien kanker payudara.

10. Gula
Gula tidak mempercepat pertumbuhan sel kanker menurut Mayo Clinic, Amerika. Justru sel dalam tubuh membutuhkan asupan gula sebagai energi. Termasuk sel kanker. Tetapi Anda tidak makan gula berlebihan.

Sumber: detik.com