Memperpanjang Umur, Tradisi Unik Tidur Dengan Kasur Pasir Di Madura

0
65

Tak hanya sate dan keindahan alam saja yang disajikan oleh pulau penghasil garam ini. Di salah satu sudut Madura, tepatnya Sumenep, masyarakatnya punya kebiasaan unik yang sudah menjadi tradisi turun temurun dari nenek moyang mereka. Tepatnya di Desa Legung Timur Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep serta dua desa lain, Legung Barat dan desa Dapenda.

Setiap rumah memiliki pasir tempat mereka tidur dan bersantai bersama keluarga. Apakah mereka tidak punya uang untuk membeli kasur? Tidak. Kebiasaan ini diyakini mereka memiliki manfaat tersendiri untuk kesehatan. Nah, daripada penasaran, yuk baca lebih lengkap dalam ulasan berikut.

baca juga:  Suroboyo Bus, Naik Bayar Dengan Sampah Begini Caranya

Tradisi yang sudah berlangsung ratusan tahun

Orang Madura memiliki budaya unik yang tidak sedikit terdengar aneh. Salah satunya adalah tradisi tidur di atas kasur pasir. Tradisi yang telah dilangsungkan turun temurun ini punya cerita dan alasan kuat sehingga masih dipertahankan.

Tradisi ini masih banyak dijalankan di Kabupaten Sumenep, seperti di Desa Legung Timur, Desa Legung Barat dan Desa Dapenda di Kabupaten Sumenep. Menurut laman Pulau Madura, masyarakat di sana terbiasa tidur di atas kasur pasir.

Tidur di atas pasir bahkan dianggap kewajiban, sehingga itu pasti tersedia di dalam rumah masing-masing keluarga. Kasur pasir biasanya dibuat di kamar, halaman rumah, dan tempat-tempat tertentu sehingga bisa dipakai bersama keluarga dan tetangga.

baca juga:  Heboh, Takut Tidur Sendiri, Siswi SMP Ini Daftar Jadi Pengantin ke KUA Bersama Kekasihnya

Tidak memandang kemampuan ekonomi, kasur tersebut sudah seperti kebutuhan dasar rumah tangga, layaknya kasur tidur biasa. Kebanyakan anak di Desa Legung juga dilahirkan di atas pasir. Dan orang-orang yang tumbuh dewasa di atas kasur ini bahkan biasa dijuluki Manusia Pasir.

Warga tiga desa nelayan tersebut, menganggap pasir bermanfaat bagi tubuh, selain mendukung tidur lebih nyenyak. Pasir yang diambil dari sekitar Pantai Lombang itu dikatakan tidak lengket meski kulit dalam keadaan basah.

baca juga:  25 Hotel Paling Romantis di Dunia, Ada dari Indonesia

Kekhasan lain pasir yang dijadikan tempat tidur tersebut adalah butiran memiliki kristal pasir yang sangat halus, bersih mengkilap, dan memiliki warna putih gading. Sebelum digunakan, pasir diayak untuk menyaring batu atau benda berbahaya lain. Pasir lalu dijemur agar tak basah atau lembab.

Bagi Anda yang penasaran dengan kasur pasir tersebut dan ingin mencoba tidur di atasnya, Anda bisa menginap di rumah warga di Desa Legung. Desa tersebut berjarak sekitar satu jam dari Kota Sumenep.

sumber: lifestyle.okezone.com/