Ukhti, Begini Cara Islami untuk Menghadapi Suaminya yang Temperament, No. 7 Paling Ampuh

0
81

Punya suami yang suka marah, pastinya momok buat para istri, terlebih lagi perempuan itu perasaannya halus, tidak bisa dibayangkan sungguh sakit hatinya kalau menerima amukan dari sang suami.

Dalam berumah tangga, ketidak cocokan adalah sebuah keniscayaan. Karena dua orang, seperti apapun bonding perasaanya, pasti ada hal yang tidak disukai. Istri harus pandai-pandai mencari tahu sebab kemarahan suami tercinta.

Dengan diketahuinya alasan utama suami marah, insyaa Allah bisa dicari solusi yang lebih tepat untuk meredakan amarahnya. Jangan biarkan kemarahan berlarut sehingga mengancam keutuhan rumah tangga.

Berikut cara mengatasi suami yang suka marah menurut islam

1. Mencoba Memahami Perasaan Suami

Dengan empati yang tinggi terhadap suami, istri bisa menenangkan suami dengan tepat. Pahami kenapa suami marah. Bairkan sejenak agar suami tenang. Jangan malah ditambah dengan berbagai keluhan. Jika suami sudah cukup beristirahat dan tenang, coba bicarakan permasalahan tersebut dengan baik-baik.

2. Jalin Komunikasi Yang Baik Dengan Suami

Apa yang terjadi jika suami marah dan istri ikut marah? Akan timbul kemarahan yang lebih besar tentunya. Untuk menjaga keutuhan rumah tangga, harus ada salah satu yang mengalah.

Jika suami sedang marah, usahakan istri untuk mengalah dan diam, baru jika dimintai pendapat memberikan jawaban dengan tenang dan tidak menyinggung perasaan suami. Beberapa saat setelah suami reda, bisa dibicarakan soal penyebab dan solusi kemarahan suami dengan lebih tenang.

baca juga:  Wajib Baca, Rumus Matematis Dari Al-Khawarizmi Untuk Menemukan Istri Sholehah

3. Jika Suami Marah Karena Salah Kita, Segera Minta Maaf

Setiap orang tentu tidak suka bukan jika ada yang berbuat salah tapi tidak mengakui kesalahannya? Suami juga akan seperti itu. Jika sebagai istri melakukan kesalahan, jangan ragu untuk meminta maaf terlebih dahulu dan berjanji tidak akan mengulanginya. Dengan seperti itu suami akan merasa lebih dihargai sebagai pemimpin rumah tangga.

4. Berbicara Dengan Nada Halus

Dengan kata-kata yang halus, akan muncul sebuah kesan kuat bahwa istri menghargai suami. Sehingga diharapkan kemarahan suami akan reda dengan cepat. Bisa dibayangkan bukan jika istri bernada tinggi juga saat menghadapi kemarahan suami? Prakteknya mungkin tidak sederhana, namun jika dilandasi niat yang kuat, insyaa Allah bisa.

5. Merayu, Tersenyum, Berwajah Ceria Serta Membawakan Kesukaannya

Jadikan suami rileks dengan kehadiran kita. Mulai dari senyuman, wajah ceria hingga kata-kata rayuan untuk suami. Sehingga suami menjadi senang, seakan-akan menjadi lelaki paling beruntung sedunia. Jangan lupakan kesukaan suami, sebagai istri tentu paling paham bukan kesukaan suami. Apakah itu kopi, buah segar, membelikan kaos kesayangan suami atau hal lainnya.

baca juga:  9 Kewajiban Suami Pada Saat Istri Mengandung

6. Ajak Duduk & Berwudhu

Ini adalah salah satu tips & trik dalan ajaran Islam untuk merekakan marah. Karena marah itu dari syetan dan syetan terbuat dari api. Maka cara yang cukup ampuh dengan berwudhu. Namun jika dengan duduk sudah bisa meredakan amarah, itu sudah cukup. Hadist mengenai hal tersebut sebagaimana dibawah ini:

Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam juga pernah menasihatkan, “Apabila salah seorang dari kalian marah dalam kondisi berdiri maka hendaknya dia duduk. Kalau marahnya belum juga hilang maka hendaknya dia berbaring.” (HR. Ahmad)

Dari Athiyyah as-Sa’di Radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah bersabda:

عَنْ جَدِّي عَطِيَّةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْغَضَبَ مِنْ الشَّيْطَانِ وَإِنَّ الشَّيْطَانَ خُلِقَ مِنْ النَّارِ وَإِنَّمَا تُطْفَأُ النَّارُ بِالْمَاءِ فَإِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَتَوَضَّأْ

“Sesungguhnya amarah itu dari setan dan setan diciptakan dari api. Api akan padam dengan air. Apabila salah seorang dari kalian marah, hendaknya berwudhu“.

7. Peluk & Cium Suami Anda

Cara ini bisa dilakukan saat amarah suami mulai reda. Ucapkan terimakasih karena telah memberikan maaf, peluklah dirinya dan berikan ciuman hangat sebagai tanda permintaan maaf tulus dari anda.

baca juga:  Viral Video Imam Shalat Tarawih Sendirian Karena Ditinggal Makmumnya, Terungkap Alasannya Karena Ini

Semoga cara-cara untuk meredakan & mengatasi marah suami ini bisa bermafaat. Meskipun perceraian itu hal yang boleh dalam Islam. Namun usahakan untuk menghindari hal tersebut, karena perceraian adalah salah satu hal yang disukai syetan.

Perlu komitmen kuat dari suami istri untuk menjaga keutuhan rumah tangga. Yang pasti, jika terjadi perceraian, yang menjadi korban adalah anak-anak kita. Jadikan kemarahan suami sebagai bumbu dalam berumah tangga, yang harapannya semakin membuat keluarga harmonis.

Ingat selalu bahwa kehidupan suami istri adalah kehidupan layaknya sahabat. Bisa jadi saat ini suami marah, namun adakalanya istri yang marah.

Setiap pasangan harus punya komitmen untuk mengatasi marah pasangannya. Setiap dari pasangan suami istri juga harus punya komitmen kuat membina rumah tangga, semata-mata untuk mendapatkan ridho Nya. Dengan begitu insyaa Allah keluarga akan bahagia, langgeng tidak hanya di dunia, namun bisa sampai di surga Nya.

Semoga informasi ini bisa menjadi bahan masukan yang berguna, kalau suaminya marah-marah silahkan dipraktekkan ya bun…

sumber : istrisolehah-co