Dari Rocker sampai Skateboarder Inilah Hijabers Jaman Now

0
143

Bagi perempuan muslim, hijab bukan lagi sebuah pelengkap melainkan kewajiban yang melekat pada tubuhnya. Karena itu, seaktif apa pun kegiatan mereka, sebisa mungkin hijab tetap harus menutupi auratnya. Eits, kendati demikian hijab bukan berarti membatasi aktivitas lho.

Perempuan berhijab tetap boleh melakukan berbagai hal, mengeksplor kemampuan dirinya, termasuk menjadi musisi hingga atlet.

Hijab bukanlah penghalang untuk para perempuan meraih prestasi. Seperti deretan cewek berhijab berikut ini. Mereka tetap berhijab tapi juga bisa meraih prestasi yang gemilang.

Siapa saja mereka dan seperti apa kisahnya? Yuk langsung cek ulasan brilio.net, Kamis (21/12), berikut ini tentang cewek-cewek berprestasi yang tak menjadikan hijab sebagai penghalang kegiatannya.

1. Firda Kurnia, Widi Rahmawati, dan Euis Siti Aisyah (grup band metal Voice of Baceprot).

foto: Instagram/@abottsky

Apa jadinya bila band-band metal yang biasanya identik dengan teriakan, warna hitam, atau musik berisik muncul dengan tiga perempuan berhijab yang membawa suasana baru dalam dunia metal? Adalah Voice of Baceprot (VoB), band metal asal Garut yang terdiri dari Firda Kurnia (vokal dan gitar), Euis Siti Aisyah (drum), dan Widi Rahmawati (bass) yang mengguncang belantika musik.

baca juga:  KTP Tercecer Itu Tersimpan 8 Tahun, Baru Digunting Setelah Viral

Ketenaran mereka berawal dari video penampilan mereka yang beredar luas lewat di media sosial. Hingga media-media besar dari luar negeri seperti Al Jazeera, The Guardian dan New York Times bergantian menurunkan profil tentang mereka.

Perjalanan VoB bermula dari Firda, Widi, dan Siti yang membentuk band dengan bantuan pengasuh dan mantan guru mereka, Cep Ersa Eka Susila Satia, saat masih di Madrasah Tsanawiyah atau setara dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Februari 2014 di Desa Ciudian, Garut.

Dalam perjalanannya, VoB memang tak selamanya memperoleh jalan mulus. Ada kalanya mereka harus menghadapi cibiran orang-orang sekitar. Tak terhitung kritikan bahkan hujatan yang diarahkan kepada mereka hanya karena tiga remaja ini berjilbab dan memainkan musik keras.

Meski tak sepenuhnya mendapat apresiasi dan pengakuan, ketiganya hanya membalas dengan karya. Berkat kegigihan mereka dalam tiga tahun terakhir, tiga remaja berusia 16 dan 17 tahun ini sudah manggung di sejumlah kota dan menjadi pengisi acara di TV nasional.

Hadir dengan personel tiga cewek yang tetap berhijab, band pengemar Slipknot dan Linkin Park ini rupanya ingin mendobrak definisi yang melekat pada band-band metal. Mengusung slogan ‘The Other Side of Metalism’, mereka ingin memperkenalkan pada khalayak luas bahwa metal tak selamanya seperti yang diketahui masyarakat kini.

baca juga:  6 Tuntunan Agar Tetap Istiqomah Berjilbab

VoB ingin menjadi diri mereka sendiri dalam mengeksplorasi musik-musik metal. Seperti Firda yang menggemari hiphop, Widi menyukai funk, dan Siti doyan metal. Karena itulah, mereka menyebut VoB beraliran hip metal funky.

2. Diananda Choirunnisa, atlet panahan nasional peraih medali emas SEA GAmes 2017.

foto: Instagram/@dianandach

Cabang olahraga panahan menjadi penyumbang medali emas bagi Indonesia di ajang SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia, pada 20 Agustus 2017 lalu. Adalah Diananda Choirunisa yang berhasil merebut medali emas di nomor Recurve perorangan putri setelah mengalahkan pemanah Filipina, Nicole Marie.

Tak kalah spesial, cewek kelahiran 16 Maret 1997 ini merupakan salah satu atlet nasional yang berhijab lho. Bagi Diananda, hijab bukanlah penghalang untuk tetap berprestasi.

Dian diketahui mulai terjun ke dunia panahan sejak kelas dua SD atau usia tujuh tahun. Gadis 20 tahun ini terinspirasi oleh sang ayah yang sering mendapatkan medali sebagai seorang atlet silat.

baca juga:  AllahuAkbar Semoga Allah Melindungi Saudara Di Suriah, AS, Inggris dan Prancis Serang Suriah dengan Rudal Tomahawk

Sebelum berlaga di SEA Games 2017, Diananda pernah berkompetisi di World Archery Championship, Kopenhagen, Denmark pada tahun 2015 lalu lho. Diananda juga pernah meraih medali emas di PON Jawa Barat pada tahun 2016 tahun sebagai wakil dari Jawa Timur. Berkat dedikasinya pada dunia panahan, Diananda turut mengajar di Srikandi Archery School, Surabaya sejak tahun 2004.

Selain menggeluti olahraga panahan, Diananda juga sedang menempuh pendidikan di Universitas Airlangga di Surabaya jurusan Psikologi.

3. Revin Chairani, skateboarder wanita.

foto: Instagram/@revinchairani

Perempuan yang tertarik dengan permainan skateboard masih bisa dihitung jari. Salah satunya Revin Chairani. Hijabers imut asal Bandung itu hobi main skateboard hingga pernah menjadi juara kompetisi skateboarding.

Cewek kelahiran 10 Februari 1995 ini mulai jatuh cinta dengan dunia skateboarding sejak 2015. Ia mengaku ketagihan dan ingin terus belajar.

Menurut Revin, main skateboard bisa melatih mental dan menjadi lebih sabar. Berkat latihan yang tekun, tak heran bila Revin meraih Juara 3 dalam kompetisi Yamaha Girl Division Competition di tahun ini dan sebelumnya juga pernah menduduki peringkat dua untuk kompetisi Lucky Line Skatepark 2016 di Bandung, Jawa Barat. sumber:brilio.net