Cerdas Analisa Mustofa Nahra di ILC “Semua By Skenario”

0
112

Acara ILC tvOne tadi malam, Selasa (13/2/2018), mengangkat tema hangat “Teror Ke Pemuka Agama: Adakah Dalangnya?”.

Salah satu nara sumber adalah Mustofa Nahrawardaya, seorang aktivis muda Muhammadiyah yang juga Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) yang sudah berpengalaman meneliti kasus-kasus teror.

“Ini (penyerangan atas tokoh agama) bukan kejadian biasa. Cirinya gampang kok: Kalau ILC sampai 2 kali membahas kasus yang sama maka ini bukan kejadian biasa,” kata Mustofa Nahrawardaya.

ILC pekan sebelumnya memang membahas tema yang sama tentang penyerangan terhadap Tokoh Agama. Pekan kemarin saat ramai penyerangan terhadap ulama di Jawa Barat oleh “orang gila”. Dan ILC kali ini membahas lagi penyerangan terhadap Tokoh Agama pasca penyerangan terhadap gereja di Jogja.

baca juga:  Diduga Diskriminatif, Muhammadiyah Dan NU Minta Dirut Telkom Dipecat

Mustofa Nahrawardaya menegaskan operasi ini ada dalangnya yang memiliki Tim.

“Ada Sutradara,
Ada Pendana,
Ada Pelatih.
Ada Pelaku di lapangan yang kelihatan mata, yang tidak kelihatan mata kita tidak tahu, yang tahu hanya intelijen,” tegas Mustofa.

“Intelijen itu banyak. Ada intelijen Asing, ada intelijen Indonesia, ada oknum, ada intelijen liar. Ada 60 ribu intelijen Asing yang beroperasi di Indonesia mereka berkerja untuk kepentingan tertentu. Mereka punya biaya, punya keahlian, punya kemampuan, bahkan mungkin mereka dekat dengan Kekuasaan,” urai Mustofa.(portal-islam.id)

baca juga:  Jangan Pernah Lagi Meminta Kamu Oleh-oleh ke Teman yang Berpergian, Ini Akibatnya

Indonesia Lawyers Club (ILC) malam ini (13/2/2018) mengangkat tema “Teror ke Pemuka Agama: Adakah Dalangnya?” dengan menghadirkan sejumlah nara sumber di antaranya aktifis Muhammadiyah Mustofa Nahrawardaya.

Mustofa Nahrawardaya mempertanyakan perbedaan sikap Densus 88 atas serangan yang menimpa Masjid dan serangan yang menimpa Gereja.

“Mengapa belasan kali ustadz diserang Densus 88 tidak pernah turun, begitu gereja diserang Densus 88 langsung turun lengkap?” tanya Mustofa disambut tepuk tangan peserta ILC.

baca juga:  Heboh, Takut Tidur Sendiri, Siswi SMP Ini Daftar Jadi Pengantin ke KUA Bersama Kekasihnya

Mustofa meyakini serangan ke pemuka agama akhir-akhir ini pasti ada dalangnya. Namun, masyarakat sipil tidak akan tahu siapa dalang tersebut terlebih jika dalangnya adalah intelijen. Sebab menurutnya di Indonesia banyak intelijen termasuk intelijen asing (tarbiyah.net)