Soal Video Pidato Kapolri, Polri: Tolong Jangan Dipolitisir

0
30

Polri meminta polemik video pidato Kapolri Jenderal Tito Karnavian tidak dipolitisasi. Polri mengatakan tahun ini adalah tahun politik sehingga pemeliharaan keamanan dan ketertiban harus benar-benar di ke depankan.

“Tentang pertanyaan pro dan kontra dan lain-lain, saya kita tidak perlu lagi dibesar-besarkan. Pak Kapolri sudah bertabayun di kantor PBNU dengan belasan ormas Islam,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/2/2018).

baca juga:  Hanya Gara Sepele 2 Ibu di Sulsel Ini Cakar-cakaran Hingga Tewas

“Sudah clear, tidak ada masalah lagi. Tolong tidak dipolitisir ini semua,” tandas Iqbal.

Iqbal kembali menjelaskan sikap Tito menanggapi pro dan kontra atas video pidatonya adalah dengan menjalin silaturahmi dengan seluruh komponen masyarakat dengan berbagai cara, mulai dari bertatap muka, komunikasi via telepon hingga bertukar pesan melalui aplikasi Whatsapp.

“Kapolri akan melakukan silaturahmi. Silaturahmi itu jangan dikonotasikan datang. Bisa saja bertelepon, bisa saja via Whatsapp dan lain-lain. Intinya Polri sudah bersilaturahmi dengan semua komponen masyarakat karena kami paham Polri tidak bisa kerja sendiri untuk melakukan harkamtibmas apalagi di tahun politik ini,” terang Iqbal.

baca juga:  Viral, Sosok Mengaku Imam Mahdi di Monas Pemimpin Akhir Zaman

Disinggung soal masih kontranya ormas Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) terhadap pidato Tito dan kemungkinan Tito berkomunikasi dengan pemimpin PA 212 Habib Rizieq Syihab, Iqbal menerangkan dirinya belum mengetahui karena belum ada informasi terkait hal itu.

“Saya tidak permah bicara dengan spesifik siapa saja (yang akan dihubungi Kapolri). Intinya kita komunikasi. Belum disebutkan rencana spesifik hari ini mau kemana, mau kemananya,” ucap Iqbal.(aud/rvk)sumber:www.detik.com

baca juga:  Wow, Jembatan Widang Ambrol Puluhan Kendaraan Jatuh Ke Sungai