Kumpulan Foto-foto Perawat Razan Al-Najjar Sebelum Tewas Ditembaki Tentara Israel

0
90

Kematian seorang perawat Palestina, Razan Al Najjar, telah meningkatkan jumlah korban karena konflik. Selain itu, Razan adalah petugas medis dari Kementerian Kesehatan Palestina.

Menangani pasien yang terluka dari serangan militer Israel telah menjadi tugas sehari-hari. Seperti yang terlihat dalam potret, dikutip dari halaman CIR_Palestine, Razan terlihat cepat dalam membantu orang yang terluka.

Meskipun korban terlihat dalam kondisi berdarah yang mengisi tubuhnya, Razan tetap curang untuk membantunya.

Wajah cantik terlihat cemas dan sedih ketika dia melihat korban terluka yang dia jalani. Tapi dia masih menangis untuk seorang pasien yang juga seorang saudara desa yang akan menjadi lebih baik

baca juga:  Suzuki Luncurkan Motor Baru untuk Iannone dan Rins
Razan saat membantu Razan yang terluka
ketika membantu yang terluka

Bahkan dalam sebuah potret, Razan terlihat berjalan. (19659007) Serangan roket dan mortir di langit Palestina tidak mengurangi semangat Razan dalam membantu korban.

Sebelumnya dilaporkan, pertempuran yang berlangsung pada hari Selasa dimulai dengan roket dan mortir ke Israel dari Gaza, yang menyebabkan Israel bereaksi terhadap serangan terhadap 65 lokasi militan di Gaza.

baca juga:  Kemenag Akan Tambah Lagi Daftar 200 Mubalig

Serangan terburuk sejak perang Gaza 2014 dan diikuti oleh seminggu demonstrasi mematikan dan bertempur di sepanjang perbatasan, mulai 30 Maret.

Razan di tengah-tengah rakyat Palestina

Sekitar ratusan orang Palestina tewas dalam serangan itu. Termasuk Razan, yang harus mati ketika dia memimpin orang-orang Palestina.

Namun, kecelakaan itu, meski mengenakan seragam putih yang menunjukkan personil medis, tentara Israel terus menembaki para pengunjuk rasa secara tidak sengaja.

Dan satu Bullet sebenarnya tentang dada Razan. Najjar sangat terpengaruh, dan membungkuk ke luka tembaknya tak lama kemudian. Namun tuntutan yang diajukan oleh tentara Israel berbeda.

baca juga:  Bikin Ibah, Kisah Alpin Naik Kereta dan Jalan Kaki Jarak Sekolahnya 40 Km Lebih Sendiri

Mereka mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “ribuan perusuh” berkumpul di lima lokasi di sepanjang perbatasan, “membakar ban di samping pagar keamanan dan berusaha melemahkan infrastruktur keamanan.” Mereka juga mengklaim ledakan meledakkan kendaraan militer dan Palestina di seluruh Israel, tangan dan kembali ke Gaza.

Itu membuat tentara Israel mengatakan bahwa mereka berhak untuk “mengikuti aturan pertunangan”.

Invasi Palestina di Jalur Gaza
Razan Al-Najjar

Sumber: tribunnews.com