Astagfirullah, Gara-gara Tidak Dibelikan HP Remaja Ini Bakar Rumah Ortu

0
97

Anak remaja dari Ponorogo, Jawa Timur dengan inisial A (16), putus asa untuk membakar rumah orang tuanya pada Jumat (19/5/2018).

Insiden ini didorong oleh kemarahan A yang tidak pernah membeli sepasang telepon oleh ayahnya. Hal ini dijelaskan oleh Jambon Kapolsek AKP Djoko Winarto ketika mengkonfirmasikan Kompas.com, Sabtu (19/5/2018).

“Motif putranya meminta telepon seluler, tetapi belum dibeli dan marah karena membakar rumah orang tuanya,” kata Kepala Polisi Djoko Jambon menjelaskan, sebenarnya ayahnya bersedia, tetapi akan direalisasikan setelah Lebaran. Sayangnya, tidak sabaran lantas membakar rumah.

Menurut laporan Kompas.com, rumah orang terbakar lama dengan menggunakan kayu bakar. Mulai dari dapur di belakang hingga akhirnya merambat ke tengah rumah.

baca juga:  Inalillahi wa Inailahirojiun, 2 Anak Meninggal "Korban" Bagi-Bagi Sembako di Monas

Api dengan cepat membakar bangunan kayu. Akibat insiden ini, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 75 juta dan uang senilai Rp 3 juta. Tidak ada korban jiwa karena kejadian ini.

Berdasarkan penuturan Djoko, ternyata A diketahui memiliki banyak masalah dan sering membuat onar. A mengancam orangtuanya ketika tidak membeli sepeda motor.

Bahkan, masalahnya datang ke polisi. Saat itu, bersedia membuat pernyataan tidak akan mengulangi aksinya lagi.

“Setelah membuat pernyataan, itu segera setelah orang tuanya membeli sepeda motor Yamaha,” kata Djoko.

baca juga:  Tiga Wanita Seksi Pembunuh Mutilasi Asal Thailand “Murder Babes”

Berurusan dengan polisi karena masalah lain. Penyebab, A bertentangan dengan pemuda setempat. Alasan untuk mengendarai sepeda motor.

Djoko mengatakan, Bhabinkamtibmas setempat telah mengultivasi Agung untuk tidak mengulangi aksinya. Sekarang, dalam kasus pembakaran rumah, polisi sedang menyelidiki. “Dalam kejadian ini, kami sudah didelegasikan ke PPA penyidik ​​Polda Ponorogo untuk ditangani,” kata Djoko.

 

Sementara itu, di media sosial, beberapa warganet mengunggah foto peristiwa pembakaran rumah yang dilakukan A. Banyak pula yang mengecam aksi remaja berusia 16 tahun itu.

baca juga:  Rawan Bid’ah dan Syirik, Saudi Larang Jamaah Umrah Berziarah ke 30 Lokasi di Makkah

Berikut beberapa komentar warganet:

Herman Syahh Cibi Cibi: “Cah edan.”

Wahyu Anggara: “Bosok uteke bocah kuwi.”

V’thre Ikha: “Yen koe dadi anak q, wes tak kon minggat…. (Kalau kamu jadi anak aku, sudah aku suruh pergi)”

Edia Valdo: “Buang ke laut aja.”

Nisa Ulfa: “Penjara seumur hidup aja sekalian kasihan orang tuanya.”

Mbok Yem: “Kuwi akibate terlalu cinta sama yg namanya dek internet hahaha.”

Galih Yuda: “Wes lur jangan Di buly doakan saja biar lekas sembuh otaknya.” (lisa/tribun)