Ustad Bachtiar Nasir Ulama “Murtad”, Buletin Al Fatihin edisi 10

0
109

Setelah serangkaian aksi teror di Indonesia, ISIS menerbitkan buletin Al Fatihin edisi 10. Buletin berbahasa Indonesia tersebar dalam bentuk digital dalam pesan WhatsApp sejak senin (14/5).

Dalam edisi itu, ISIS menuduh bahwa serangan Indonesia adalah jihad melawan pemerintah yang tidak menerapkan hukum Islam atau tagut.

Dari informasi yang dikumpulkan, buletin Al Fatihin telah diterbitkan sejak Juni 2016. Kontennya melaporkan serangan pertempuran ISIS di beberapa negara Timur Tengah, Eropa dan Asia. Buletin ini dikabarkan akan didistribusikan di antara Jemaah Ansharut Daulah (JAD) di Indonesia.

baca juga:  NGERiii, Satu Bagian Tubuh ini Kalau Tidak Terjaga Bakal Terus Menabung Dosa bagi Kita

Al-Fatihin, edisi ke-10, kerusuhan di Mako Brimob Depok Kelapa Dua sebagai tindakan melepaskan anggota ISIS dari belenggu tagut.

Kemudian pada halaman sebelas, buletin berisi foto Ustaz Bachtiar Nasir (UBN). Mantan ketua GNPF MUI diidentifikasi sebagai ulama murtad di Indonesia.

“Murtad murtad yang menangis untuk orang kafir yang binasa,” tulis editor Al Fatihin di bawah foto UBN.

baca juga:  Walaupun Memberi Pinjaman Uang ke Orang Lain itu Baik, JanganĀ  Mengabaikan 3 Hal Ini

Kemudian dijelaskan juga bahwa para ulama yang murtad adalah orang-orang yang memanggil ummah ke pintu yang menganga dan memorak-porandakan kaum Muslim. Dia terhubung sekali lagi dengan foto-foto UBN.

“Mereka berbohong dalam agama dan memfitnah jihad dan shalihin, mereka adalah target serangan syar’i, mereka tidak memiliki izin atau keselamatan, dan harus diperjuangkan,” lanjut isi buletin (dian/jpnn)

baca juga:  Surabaya Digonjang Teror Bom, Ini 5 Arahan Walikota Risma ke Guru Agama se-Surabaya